Monday, 2 May 2016

ini kisahku

Ini adalah hidup ku. Susah adalah teman ku.
Dari dulu aku bercita cita untuk kuliah. Tapi aku sadar kalo orang tuaku bukan orang yang punya.
Aku harus menabung untuk ku kuliah nanti. Aku gak mau tua tanpa kuliah.
Biarpun orang bilang bahwa orang kuliah gak menentukan masa tuany abahagia. Aku tetap berkeinginan keras untuk kuliah.
Bahkan bapak pun pernah ngomong kalo aku gapapa gak kuliah, karena memang keadaan. Tapi aku gak mau menyerah sampai kapanpun dan dalam kondisi apapun aku harus tetap semangat mengejar impianku.. impianku untuk diriku sendiri, orang tuaku, adeku terutama untuk keluargaku dan semua orang.
Aku juga tidak tauvkenapa aku sangat bersikeras ingin kuliah. Padahal banyak orang yang mematahkan keinginanku.
U adalah anak pertama dari 2 bersaudara. Terlahir dari keluarga pas pasan. Saat itu bapaku adalah seorang pemborong kayu gelondongan yang hasilnya cukup lumayan untuk sekedar menghidupi keluargaku. Ditambah lagi panenan cabe yang sebentar lagi bisa dipetik yang apabila laku habis terjual bisa untuk beli 2 truk sekalian.
Namunvsayang. Keluargaku ternyata telah tumbuh bibit kehancuran. Selingkuhan ibu yang ternyata sahabat karib bapak, menikam dari belakang. Dia makan minum sampai diberi bekal untuk hidupnya kelak, ternyata tak tau balas budi bah kan menikam. Bagai di beri hati dia masih mencuri ampelah.
Sungguh malang nasib keluargaku. . Mulai dari saat itu mulai besarlah bibit kehancuran. Bapak pun sempat memaafkan sikap ibu yang membuat bp marah meski dengan hati yang sangat kecewa.
2tahun berlalu sejak kejadian itu. Ternyata yang telah hitam tidak bisa berubah jadi putih.  Ibuku sudah terlanjur meniomati kesalahanya. Dan akhirnya keluargaku pecah di tengah jalan. Saat adeku baru berumur 2-3tahun. Ibuku manggugat bapaku.. dan anehnyastatus dalam akta cerai. , bukan bapaku yang mencefaikan ibu alias penggugat. Tenyata ibuku yang menggugat bapaku alias penggugat. Ternyata setelah aku telusuri, memang keluargaku memang ada yang ingin membubarkan. Tak lainternyata kakak ipar ibu yang menjadi iblis kejam. Entah mengapa tega sekali di sama keluargaku. Apakah karena bapaku orang tak berpunya hingga dia tega melakukanya. Padahal juga kakak ipar ibu dulunya sebelum nikah juga orang miskin yang kalau disetarakan dengan keluargaku mereka lebih miskin. Namun karena nasibnya baik dia dinikahi dengan orang berpunya.. tapi kenapa dia tidak mensyukuri itu semua. Dia jadi gila akan harta. Segala sesuatu urusan dalam hidupnya dia setarakan dengan harta. Hingga keluagaku pun dirusak.
.. mungkin cerita diatas  hanya ilustrasi sebagai penymangat hidupku mengejar cita-cita ku. Sampai aku menulis ini aku sedang bekerja di toko kain bernama budi agung. Aku gak tau digaji berapa disini yang pasti tahun depan aku sudah menjadi seorang mahasiswa. Tai mudah memang untuk menjalani hidup. Apalagi yang memang benar benar dari nol menjalani proses kehidupan. Tapi ini lah hidupku. aku mulai dari sini. Mulai dari keberadaan ku yang tidak dianggap oleh keluargaku. Keluarga bapak dan keluarga ibu. Semuanya hampir sama. Tapi aku yakin rencana tuhan tidak pernah salah. Rencana tuhan sangat sempurna meskipun awalnya sangatmenyakitkan. .
Aku hanya memiliki seorang bapak yang mana dia apldalah pahlawanku pendung dan pelitaku. Perjalananya sangat menyakitkan saat membesarkanku. Ini lah penyemangat hidupku. Aku tak boleh mengecewakan beliau.
Aku juga memiliki seorang adik yang mana setiap hari sering aku ocehi untuk kuliah kuliah dan kuliah. .
Hanya mereka yang aku punya. Dua orangyang menjadi. Penyemangat hidupku.  Cita cutaku gak terlalu muluk. Aku hanya ingin memperlihat kan kepada mereka mereka yang dahulu bersikap jahat dengan keluargaku. Akan meminta maaf dengan bapaku atas apa yang telah mereka perbuat. Dengan langkah pertama aku harus bisa sukses di masa depaj m aku ingin menjadi seorang pengusaha. Meski aku bersikeras ingin kuliah, tetap aku ingin menjadi seorang enterpreneur. aku yakin bisa kuliah. Meski aku tau kuliah itu membutuhkan uang. Namun allah adalah zat yang paling kaya melebihi apapun. Kalau hanya untuk membuatku kuliah. Adalah hal yang sangat mudah bagiNya. Dari situ aku yakin bahwa aku bisa membawa keluargaku ketempat yang setingkat lebih atas dan lebih baik dengan mereka mereka yang sangat membeci keluargaku. Baukanya aku dendam dengan mereka hanya saja kita sama 2 manusia. Hidup dibumi. Kenapa sih saling mengejek apa salah keluargaku pada kalian. Mulai dari hal yang simple saja. Aku ingin menyadarkan mereka. . Just that in off.

No comments:

Post a Comment